ISO 9001:2008

Suatu perusahaan, baik perusahaan yang menghasilkan barang atau jasa, untuk dapat meningkatkan daya saingnya membutuhkan suatu sistem manajemen terpadu yang bertujuan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan.

ISO 14001:2004

Penerapan ISO 14001 dapat memberikan kerangka kerja yang efektif dan efisien untuk pengelolaan Sistem Manajemen Lingkungan pada perusahaan.

OHSAS 18001:2007

Perusahaan yang berorientasi kepada peningkatan mutu tidak hanya terpaku pada masalah kualitas produk yang dihasilkan, tetapi juga tidak terlepas dari implikasi negatif yang ditimbulkan.

SA 8000

Standar SA 8000 adalah berdasarkan pada berbagai norma internasional yang berlaku di tempat kerja termasuk yang berhubungan dengan keadilan sosial, hak-hak para pekerja dan kondisi kerja.

Showing posts with label International Standard. Show all posts
Showing posts with label International Standard. Show all posts

ISO 14001:2004

Pengantar

Perhatian dunia internasional terhadap lingkungan yang berdampak pada ekosistem dunia telah menjadi isu global dewasa ini. Jika pada awalnya tuntutan akan mutu hanya meliputi harga, waktu dan mutu. Maka pada saat ini telah berkembang tuntutan baru bagi organisasi atau perusahaan untuk membuat suatu sistem dalam menghasilkan produk yang ramah lingkungan. ISO 14001 merupakan standar manajemen pengelolaan lingkungan yang ditimbulkan oleh sebuah usaha. Tujuannya adalah menciptakan sebuah sistem manajemen untuk mengelola lingkungan yang sehat dan aman secara berkesinambungan. Penerapan ISO 14001 dapat memberikan kerangka kerja yang efektif dan efisien untuk pengelolaan Sistem Manajemen Lingkungan pada perusahaan.


Tujuan Konsultasi

Melalui program jasa konsultasi ini perusahaan akan diberikan pengetahuan mengenai konsep manajemen lingkungan sesuai standar ISO 14001 dan dasar pemenuhan persyaratan, peraturan dan perundangan lingkungan hidup di Indonesia. Tenaga professional kami siap bermitra bersama Anda pada setiap tahapan konsultasi dan bimbingan untuk Pengembangan Sistem Manajemen Lingkungan. Keahlian mereka akan sangat membantu anda untuk mencapai tujuan perusahaan berwawasan lingkungan dengan bukti diraihnya sertifikat ISO 14001.


Metode

Metode yang dilakukan terbagi atas beberapa tahapan, yaitu :
  1. Kunjungan awal / penilaian diagnostik.
  2. Penyusunan Tim ISO 14001 dan Program Kerja Proyek.
  3. Pelatihan pengenalan, dokumentasi dan audit internasional ISO 14001.
  4. Perencanaan dan pengembangan Sistem Manajemen Lingkungan.
  5. Penerapan.
  6. Audit konsultasi Pra Sertifikasi.
  7. Konsultasi Pasca Sertifikasi dan tindakan perbaikan.

ISO 9001:2008

Pengantar

Suatu perusahaan, baik perusahaan yang menghasilkan barang atau jasa, untuk dapat meningkatkan daya saingnya membutuhkan suatu sistem manajemen terpadu yang bertujuan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Sistem manajemen ini telah diberlakukan secara internasional dan dikenal sebagai sistem manajemen mutu ISO 9001 ini akan merasakan adanya peningkatan produktifitas yang bermuara pada peningkatan kepuasan pelanggan. Selain itu, penerapan ISO 9001 merupakan sarana promosi (instrumen market) yang baik bagi perusahaan untuk memperluas pasar yang ada baik nasional maupun internasional.


Tujuan Konsultasi

Melalui program jasa konsultasi ini, perusahaan akan diberikan pengetahuan mengenai konsep manajemen mutu sesuai standar ISO 9001 dan prosedur yang mendukung proses produksi / jasa untuk memenuhi persyaratan standar internasional tersebut. Selanjutnya perusahaan akan didampingi dan dibantu dalam meraih sertifikat ISO 9001 sebagai bukti komitmen perusahaan terhadap penerapan standar mutu internasional. Dengan telah diraihnya sertifikat tersebut berarti perusahaan telah mencapai sistem manajemen dengan Standar Mutu Internasional.


Metode

Metode yang dilakukan terbagi atas beberapa tahapan, yaitu :
  1. Kunjungan awal / penilaian diagnostik.
  2. Penyusunan Tim ISO 9001 dan program kerja proyek.
  3. Pelatihan pengenalan, dokumentasi dan audit internasional ISO 9001.
  4. Perencanaan dan pengembangan Sistem Manajemen Mutu.
  5. Penerapan.
  6. Audit konsultasi.
  7. Konsultasi pasca sertifikasi dan tindakan perbaikan.

OHSAS 18001:2007

Pengantar

Perusahaan yang berorientasi kepada peningkatan mutu tidak hanya terpaku pada masalah kualitas produk yang dihasilkan, tetapi juga tidak terlepas dari implikasi negatif yang ditimbulkan. Maka sesuai dengan tuntutan perusahaan juga harus dapat meliputi penilaian terhadap sistem manajemen lingkungan, serta manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Dalam dunia internasional perhatian terhadap sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja sudah dibakukan oleh badan-badan internasional dan dikenal dengan istilah Occupational Health and Safety Awareness System (OHSAS). Aplikasi standar ini juga mencakup sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja bagi kontraktor maupun operasional proses produksi.


Tujuan Konsultasi

Tujuan utama sistem manajemen ini adalah :
  1. Menjamin adanya suatu Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja yang efektif.
  2. Menjamin adanya perbaikan terus-menerus berdasarkan pengalaman dan perumusan ulang terhadap tujuan sistem tersebut.
  3. Mengadakan strategi kontrol terhadap pelaksanaan kesehatan dan keselamatan kerja.

Kami akan memberikan konsultasi kepada perusahaan yang hendak menerapkan OHSAS 18001 baik diintegrasikan dengan sistem manajemen yang sudah ada di perusahaan maupun bagi perusahaan yang belum memiliki standar kesehatan dan keselamatan kerja.


Ruang Lingkup

Ruang lingkup konsultasi meliputi :
  1. Kebijakan Manajemen mengenai OHSAS 18001
  2. Perencanaan meliputi :
    • Aspek OHSAS
    • Prosedur Legal
    • Sasaran dan Tujuan
    • Program OHSAS
  3. Penerapan dan Operasional, meliputi :
    • Struktur dan Tanggungjawab
    • Pelatihan, Awareness dan Dokumentasi
    • Komunikasi Internal
    • Kontrol Dokumen dan Operasional
    • Penanganan Gawat Darurat
    • Tenaga Ahli OHSAS
  4. Audit dan Tindakan Perbaikan, meliputi :
    • Monitoring dan Pengukuran
    • Perbaikan Ketidaksesuaian
    • Pencegahan
    • Prosedur Perekaman
    • Sistem Audit
  5. Tinjauan Manajemen

SA 8000

Pengantar

Jika ingin tetap dapat meningkatkan nilai kompetitif di dalam persaingan bisnis, sebuah Perusahaan tidak hanya harus memiliki produk atau layanan dengan mutu yang baik, tetapi juga dapat memelihara lingkungan kerja yang sehat dan mempunyai tanggungjawab sosial terhadap masyarakat luas. SA 8000 adalah sebuah program sertifikasi swasta sukarela yang telah disusun oleh organisasi non pemerintah Social Accountability International (SAI) yang bertujuan untuk menciptakan kondisi kerja yang lebih baik. Standar SA 8000 adalah berdasarkan pada berbagai norma internasional yang berlaku di tempat kerja termasuk yang berhubungan dengan keadilan sosial, hak-hak para pekerja dan kondisi kerja.

Sertifikasi SA 8000 menentukan standar minimum yang harus dipenuhi berkaitan dengan kondisi kerja guna menjamin lingkungan kerja yang aman dan sehat, kebebasan berserikat dan mengadakan perjanjian kerja kolektif dan strategi perusahaan guna mengatur berbagai permasalahan sosial yang terjadi di tempat kerja. Juga terdapat berbagai peraturan mengenai jam kerja, upah, pencegahan diskriminasi, dan penggunaan pekerja anak atau kerja paksa.


Tujuan Konsultasi

Perusahaan akan diberikan pengetahuan mengenai konsep dan metode kerja yang efektif dan efisien dalam mencapai pemenuhan tanggungjawab sosial dari perusahaan guna memenuhi persyaratan standar berdasarkan norma-norma internasional, seperti konvensi ILO (International Labor Organization) dan Deklarasi Hak Azasi Manusia seta konvensi hak-hak anak PBB. Persyaratan (standar) itu meliputi : pekerja anak; kerja paksa; tempat kerja yang sehat dan aman; kebebasan berserikat dan perlindungan hak untuk berasosiasi; diskriminasi; penegakan disiplin; jam kerja; upah yang layak.

Tenaga profesional kami siap bermitra bersama Anda pada setiap tahapan konsultasi dan bimbingan untuk penerapan metode dan strategi dalam meraih sertifikat SA 8000.


Manfaat

Manfaat diterapkannya SA 8000 :

  • Mewujudkan kondisi lingkungan kerja yang sehat, aman dan sesuai dengan perikemanusiaan berdasarkan pada norma-norma sosial.
  • Komitmen terhadap standar-standar sosial dan etika akan membantu perusahaan untuk menarik tenaga kerja yang terlatih dan terampil serta dapat mempertahankan para pekerja.
  • Komitmen perusahaan untuk kesejahteraan karyawan akan meningkatkan loyalitas dan komitmen terhadap perusahaan. Hal ini tidak hanya akan meningkatkan produktivitas organisasi, tetapi akan memudahkan perusahaan untuk mendapatkan keunggulan kompetitif, menarik pelanggan baru dan memasuki pasar yang baru. Juga menjadikan hubungan pelanggan yang lebih baik dalam jangka panjang.
  • Menerapkan standar akan menyebabkan keyakinan lebih besar bahwa produk dan jasa yang dihasilkan dari sebuah lingkungan kerja yang adil dan aman. Persyaratan peningkatan yang berkelanjutan, kebutuhan audit reguler pihak ketiga dan sertifikasi adalah dasar untuk meningkatkan reputasi perusahaan dan citra perusahaan yang lebih baik.